SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H, “TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM”
Jika hati sebening air, jangan biarkan jadi keruh;
Jika hati seindah awan, jangan sampai jadi mendung;
Jika hati seindah bulan, hiasilah dengan bintang;
Jika hati seterang Nur, hiasilah dengan beribu cahaya maaf.
Semua bentuk hati itu akan terbawa waktu-waktu duniawi yang tak kekal,
Maka …
Ketika waktu dunia itu terus mengalir;
Tiap kali akan terselip khilaf dalam canda.
Kan ada luka yang pernah terukir dalam tawa.
Dan akan terbersit pilu dalam tingkah laku.
Setelah semua waktu itu terbias lewat,
Kan ku hitung, berapa hari lagi menjelang ?
Nafas ini kan jadi tasbih;
Doa-doa ini kan jadi ijabah;
Dan pahala sekali lagi dilipat gandakan;
Maka …
Bukakanlah pintu maaf-mu sepenuh hati untuk Azwirda Frist
Untuk sahabatmu ini,
Untuk keluarga sahabatmu ini,
Untuk rekan kerjamu ini,
Sehingga, …
Sebelum kelak dalam tundukku ini diterima Sang Rabb,
Azwirda Frist, dan keluarga mengucapkan :
”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H,
“Taqobbalallahu minna wa minkum”
Mohon maaf Lahir dan Batin.
Maka cahaya surga akan menaungiku,
Dengan segala ke-fitrahan-nya;
Serta membiarkanku bersandar pada dada lapang bintang milik-Nya.
Amien… Amien… Amien.
~ by azwirdafrist on September 28, 2008.
Posted in filosofi hidup, puisi, renungan
Tags: 1429 H, fitrah, hari raya, Idul fitri, lebaran, Nur, surga









sip
selamat hari lebaran
minal aidzin wal faizin
mohon maaf lahir batin
Seluruh keluarga bagus n yuni jg mau ngucapin selamat hari raya idul fitri.Mohon maaf lahir batin
walau agak telat nich, selamat hari raya idul fitri 1429H, mohon maaf lahir dan batin.
salam kenal!