<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anggoro Putri's Weblog</title>
	<atom:link href="http://azwirdafrist.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azwirdafrist.wordpress.com</link>
	<description>Let's me show you who am i !!!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 06:45:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='azwirdafrist.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anggoro Putri's Weblog</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azwirdafrist.wordpress.com/osd.xml" title="Anggoro Putri&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://azwirdafrist.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>cermin diri yang trully</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2010/12/20/cermin-diri-yang-trully/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2010/12/20/cermin-diri-yang-trully/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 13:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[wahhhh sudah lama, jari ku yang mungil ini tidak menari-nari di atas kertas wangi perasaan hati yang selalu ternaungi dengan berbagai rasa. Bagaimana rasanya jari ini lelah untuk berpikir sepertinya aku lupa&#8230; entah kenapa bisa seperti ini.  Apa karena aq sudah terlalu lama berdiri di depan cermin yang retak. di mana aq bisa menemukan cairan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=131&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wahhhh</p>
<p>sudah lama, jari ku yang mungil ini tidak menari-nari di atas kertas wangi perasaan hati yang selalu ternaungi dengan berbagai rasa.</p>
<p>Bagaimana rasanya jari ini lelah untuk berpikir sepertinya aku lupa&#8230; entah kenapa bisa seperti ini.  Apa karena aq sudah terlalu lama berdiri di depan cermin yang retak. di mana aq bisa menemukan cairan pekat yang bisa menyatukan cermin itu.</p>
<p>hemmmmmmmmmmm, sepertinya semua rasa saat ini mulai terbayarkan. saat jari ku ini menuliskan sesuatu yang ada di dalam organ intim hatiku, di saat itu pula aq menyadari. sadar akan keajaiban. Ajaib, wondurfull. Aq tidak hanya menemukan cairan penyatu cermin hati, tapi juga menemukan tempat untuk menuliskan kisah &#8211; kisah sel kelabu otakku yang penat akan masalah duniawi.</p>
<p>Ajaib. atau ada kata lain selain kata ini. yang ku tahu hanya ini. tapi bukan hanya itu. ini anugerah.</p>
<p>Ada sesuatu makhluk yang membuatku menemukan semua itu. semua keajaiban itu. semua anugerah itu. Makhluk ini begitu istimewa. membawakan cermin diri yang utuh. The trully miror in my life. makhluk ini punya nama yang begitu lembut. tak hanya untuk di dengar tapi juga untuk di rasa. hingga ingin sekali setiap hari aq bisa menyentuhnya.</p>
<p>Ego diri yang terlalu tinggi untuk di runtuhkan, akhirnya pun luluh hanya karena makhluk ini</p>
<p>Makhuk ini &#8230; ah &#8230; aq bertemu dengannya di antara serpihan hati yang mulai hilang, menguap, tak bisa terpadatkan lagi.</p>
<p>karena semua itulah aq begitu menyayangi makhluk ini.</p>
<p>Semakin aq dekat dengannya, semakin aq merasa takut&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. rasa takut ini begitu besar, lebih besar dari apa yang aq miliki sekarang. tapi rengkuhannya menguatkan tulang-tulang ku yang hilang segala zat kolagen dan kalsiumnya.</p>
<p>Makhluk ini, seorang lelaki. Dia tidak memilik sesuatu yang mungkin istmewa di mata orang lain, tapi begitu besar artinya bagi orang sepertiku&#8230; orang ini membawa the trully miror, tempatku bisa berkaca apa yang sudah aku lakukan atau apa yang akan aku lakukan&#8230;..</p>
<p>kesederhanaan yang besar, memberinya kedewasaan berpikir tingkat tinggi&#8230;&#8230; Kalau orang bilang Obama itu orang terpandai di bumi ini. tapi bagi ku Lelaki ini paling bijak di bima sakti ini&#8230; hem&#8230; apa aq terlalu berlebihan, apa aq terlalu mendewakan lelaki ini&#8230;.</p>
<p>semuanya akan terjawab jika kau mengenal lebih dekat bagaimana refleksi dan revolusi hidupku saat ini.</p>
<p>the trully miror. cermin diri yang sebenar-benarnya itu adalah lelaki ini. M. Miftakhul Arif Zulfan&#8230;&#8230;</p>
<p>Makhluk ini sebentar lagi eh salah &#8230; saat ini ada di sampingku. mendampingi jariku yang agak lelah menari di atas keyboard hitam yang menyimpan banyak simbol kehidupan dari a &#8211; z&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. hem cerminku tak retak lagi&#8230;&#8230;&#8230;. dan aq bisa melihat lagi bahwa aq pun cantiq sama hal nya dengan Angelina Jolie&#8230;..Dan dia Brad Pitt ku&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=131&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2010/12/20/cermin-diri-yang-trully/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Fatamorgana Rentang Hidup Manusia</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/refleksi-fatamorgana-rentang-hidup-manusia/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/refleksi-fatamorgana-rentang-hidup-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 09:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[fatamorgana]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kado ulang tahun]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[nyata]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[rentang hidup]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kado terindah dari seorang temanku (Dheday, 08.12.08). Walau hanya sebuah susunan kalimat, tapi cukup apik. Bacalah&#8230;.. renungkan&#8230;, refleksikan dirimu&#8230; apakah kamu akan menjadi seorang anak seperti cerita ini. Bagi ku, ini adalah pesan bermakna, yang sekiranya menjadi cermin untuk jangan menjadi orang seperti dalam cerita ini&#8230; Kado ini refleksi hati banyak orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=126&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Ini adalah kado terindah dari seorang temanku</span><span lang="sv-SE"> (Dheday, 08.12.08). Walau hanya sebuah susunan kalimat, tapi cukup apik. Bacalah&#8230;.. renungkan&#8230;, refleksikan dirimu&#8230; apakah kamu akan menjadi seorang anak seperti cerita ini. Bagi ku, ini adalah pesan bermakna, yang sekiranya menjadi cermin untuk jangan menjadi orang seperti dalam cerita ini&#8230; </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Kado ini refleksi hati banyak orang yang menyesali hidup, yang kadang tampak seperti fatamorgana, tapi nyata ada dalam rentang hidup kita.  Terima kasih sobat ku&#8230;.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Kasih Sayang Seorang Ibu</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja dan ingin memelukmu. </span><span lang="fi-FI">Sebagai balasannya, kau kunci pintumu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudikan mobilnya. Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya tanpa peduli kepentingannya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 17 tahun, dia menunggu telepon penting. Sebagai balasannya, kau pakai telepon non stop semalaman tanpa henti.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai balasannya, kau berpesta sampai pagi dengan teman-temanmu.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama. </span><span lang="sv-SE">Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu bertemu dengan teman-temanmu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya ”Dari mana saja seharian ini?”. Sebagai balasannya, kau jawab ”Ah</span><span lang="sv-SE">, Ibu cerewt amat sich, pengen tahu aja urusan orang.”</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan ”Aku tidak ingin seperti ibu.”</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa pergi ke Bali.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan. Sebagai balasannya, kau mengeluh, ”Bagaimana ibu ini, koq bertanya seperti itu?”.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu. Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain bersama suamimu yang jaraknay lebih dari 500 km.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. </span><span lang="sv-SE">Sebagai balasannya, kau katakan padanya ”Bu, sekarang jamannya udah berbeda!”</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah satu kerabatmu. Sebagai balasannya, kau jawab, ”Maaf Bu, Saya sibuk sekali. Tidak ada waktu.”</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kau baca buku tentang pengaruh negatif orang tua yang tinggal menumpang dengana nak-anaknya.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Dan</span><span lang="sv-SE"> hingga suatu hari, akhirnya dia meninggal dengan tenang.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Dan tiba-tiba kau teringat semuanya. Semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam </span><span lang="sv-SE"><em>HATI</em></span><span lang="sv-SE"> mu bagaikan palu godam.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE"><strong>JIKA BELIAU MASIH ADA, </strong></span><span lang="sv-SE"><strong> JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI. DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU</strong></span><span lang="sv-SE">.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=126&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/refleksi-fatamorgana-rentang-hidup-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips dan Trik Pintar menghitung WAKTU dan UANG</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/tips-dan-trik-pintar-menghitung-waktu-dan-uang/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/tips-dan-trik-pintar-menghitung-waktu-dan-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 09:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[berhitung]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jam]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[olimpiade]]></category>
		<category><![CDATA[pintar]]></category>
		<category><![CDATA[prematur]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[uang muka]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan ada sebuah bank yang memberi kamu uang sejumlah Rp 86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus kamu gunakan. Pada malam hari, bank itu akan menghapus sisa uang yang tidak kamu gunakan selama sehari. Coba tebak apa yang akan kamu lakukan? Tentu saja menghabiskan semua uang itu selama sehari bukan !!! Tau nggak sich. Sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=123&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Bayangkan ada sebuah bank yang memberi kamu uang sejumlah Rp 86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus kamu gunakan. Pada malam hari, bank itu akan menghapus sisa uang yang tidak kamu gunakan selama sehari. Coba tebak apa yang akan kamu lakukan? Tentu saja menghabiskan semua uang itu selama sehari bukan !!!</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Tau nggak sich. Sebenarnya kita semua memiliki ”bank” semacam itu. Bank itu bernama </span><span lang="sv-SE"><em>”WAKTU”.</em></span><span lang="sv-SE"> Setiap pagi, ia akan memberi kita 86.400 detik. Pada malam harinya, ia akan menghapus semua sisa waktu yang tidak kita gunakan untuk tujuan baik dalam sehari itu. Ia juga tidak akan memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk kamu. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika kamu tidak menggunakannya, maka kerugian akan menimpa kamu. Kamu tidak bisa menariknya kembali. </span><span lang="fi-FI">Juga, kamu tidak bisa meminta ”uang muka” untuk keesokan harinya. Kita harus hidup di dalam simpanan sehari itu. Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan kamu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Jam terus berdetak. Gunakanlah waktu sebaik-baiknya.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="fi-FI"><em>SETAHUN</em></span><span lang="fi-FI">, tanyakan pada murid yang gagal naik kelas. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEBULAN</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada ibu yang melahirkan prematur.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEMINGGU</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada editor majalah mingguan.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEJAM</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEMENIT</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEDETIK</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Agar tahu pentingnya waktu </span><span lang="sv-SE"><em>SEMILIDETIK</em></span><span lang="sv-SE">, tanyakan pada peraih medali Perak Olimpiade Matematika Internasional. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=123&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/tips-dan-trik-pintar-menghitung-waktu-dan-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misi Hidup Adalah Sebuah Kerja</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/misi-hidup-adalah-sebuah-kerja/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/misi-hidup-adalah-sebuah-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 09:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[dagang]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[karya]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[langit]]></category>
		<category><![CDATA[live]]></category>
		<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Liburan kemarin, aku bertemu dengan seorang ibu tua “Mbok Pah”. Tubuhnya gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat peyot itu. Mbok Pah duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sejak radi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukanlah soal, yang terpenting adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=120&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Liburan kemarin, aku bertemu dengan seorang ibu tua “</span><span lang="sv-SE"><em>Mbok Pah</em></span><span lang="sv-SE">”. Tubuhnya gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat peyot itu. </span><span lang="sv-SE"><em>Mbok Pah</em></span><span lang="sv-SE"> duduk menggelar nasi  bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sejak radi mengerubungi dan membuatnya sibuk  meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukanlah soal, yang terpenting adalah harga yang luar biasa murah. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Hampir-hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Wanita itu terkekeh menjawab ”Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun?”. </span><span lang="fi-FI">Tapi, pikirku, bukankah dia bisa menaikkan harga nya sedikit? Sekali lagi wanita tua itu menjawab ”Lalu, bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?” katanya sambil menunjukkan para lelaki yang berlompatan ke atas truk pengantar tempat mereka bekerja. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Ya, ampun&#8230;. aku baru sadar. Betapa cantiknya bila sebo</span><span lang="sv-SE">ngkah misi hidup di padukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana </span><span lang="sv-SE"><em>Mbok Pah</em></span><span lang="sv-SE">, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup  manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Mereka adalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam bekerja? Menghadirkan kesejahteraan bagi sesama.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=120&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/12/14/misi-hidup-adalah-sebuah-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laskar Pelangi, Inspirasi Full Extra Sindiran</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/10/30/laskar-pelangi-inspirasi-full-extra-sindiran/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/10/30/laskar-pelangi-inspirasi-full-extra-sindiran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 11:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya ada juga film yang bisa memacu adrenalin halus manusiawi orang yang menontonnya, apa lagi kalo bukan film Laskar Pelangi. Dua kali nonton film ini, dua kali atau mungkin lebih aku bisa bilang film ini excelent. Pesan moral pendidikannya cukup pantas jadi primadona, sindiran-sindirannya juga layak jadi kamus introspeksi. kalau dari segi profesi guru, hikmah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=114&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya ada juga film yang bisa memacu adrenalin halus manusiawi orang yang menontonnya, apa lagi kalo bukan film Laskar Pelangi. Dua kali nonton film ini, dua kali atau mungkin lebih aku bisa bilang film ini excelent.</p>
<p style="text-indent:1in;margin-bottom:0;">Pesan moral pendidikannya cukup pantas jadi primadona, sindiran-sindirannya juga layak jadi kamus introspeksi.<strong> </strong>kalau dari segi profesi guru, hikmah film ini <strong>Intinya meluruskan niat</strong> <strong>kembali</strong> menjadi sosok guru yang sebenarnya. Maksud saya, secara sadar sejak awal saya, anda dan semua orang tahu dan paham benar bahwa profesi guru dari dulu-sekarang memang ber”gaji” kecil. Lalu buat apa kita mengeluh sekarang, ketika toh pada akhirnya kita sudah memilih guru sebagai profesi. Ya, jangan sampailah saya atau anda dan Kita justru menjadi seorang guru yang menjadi<em>“pengeluh yang risau” </em>menunggu tambahan dan kenaikan gaji berikutnya tiba. Guru harusnya berkarya, itulah yang penting. Berkarya dari berbagai sisi kehidupannya.</p>
<p style="text-indent:1in;margin-bottom:0;">Ya.. hidup memang pilihan, jika guru memang merupakan pilihan ya harus tahu konsekuensinya.</p>
<p style="text-indent:1in;margin-bottom:0;">G<strong>uru bukan profesi ironis, tapi profesi “jempol”is.</strong> Bahkan termasuk guru dari sekolah pinggiran pun. Pabrik dan teknologi memang bisa menciptakan suatu hal yang fantastic, tapi Cuma guru yang mampu membangun pendiri-pendiri pabrik dan teknologi yang energic.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=114&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/10/30/laskar-pelangi-inspirasi-full-extra-sindiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H, “TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM”</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/selamat-hari-raya-idul-fitri-1429-h-%e2%80%9ctaqobbalallahu-minna-wa-minkum%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/selamat-hari-raya-idul-fitri-1429-h-%e2%80%9ctaqobbalallahu-minna-wa-minkum%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 07:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[1429 H]]></category>
		<category><![CDATA[fitrah]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[Idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Nur]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Jika hati sebening air, jangan biarkan jadi keruh; Jika hati seindah awan, jangan sampai jadi mendung; Jika hati seindah bulan, hiasilah dengan bintang; Jika hati seterang Nur, hiasilah dengan beribu cahaya maaf. Semua bentuk hati itu akan terbawa waktu-waktu duniawi yang tak kekal, Maka &#8230; Ketika waktu dunia itu terus mengalir; Tiap kali akan terselip [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=109&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Jika hati sebening air, jangan biarkan jadi keruh;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Jika hati seindah awan, jangan sampai jadi mendung;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Jika hati seindah bulan, hiasilah dengan bintang;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Jika hati seterang Nur, hiasilah dengan beribu cahaya maaf.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Semua bentuk hati itu akan terbawa waktu-waktu duniawi yang tak kekal, </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Maka &#8230;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Ketika waktu dunia itu terus mengalir; </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Tiap kali akan terselip khilaf dalam canda. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Kan ada luka yang pernah terukir dalam tawa.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Dan akan terbersit pilu dalam tingkah laku. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Setelah semua waktu itu terbias lewat, </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Kan ku hitung, berapa hari lagi menjelang ?</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Nafas ini kan jadi tasbih; </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Doa-doa ini kan jadi ijabah; </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Dan pahala sekali lagi dilipat gandakan; </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Maka &#8230;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Bukakanlah pintu maaf-mu sepenuh hati untuk <strong><span style="text-decoration:underline;">Azwirda Frist</span></strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Untuk sahabatmu ini,</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk keluarga sahabatmu ini,</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk rekan kerjamu ini,</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Sehingga, &#8230;</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Sebelum kelak dalam tundukku ini diterima <em>Sang Rabb,</em></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Azwirda Frist, dan keluarga mengucapkan : </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:underline;">”<strong>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H, </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#000000;">“<strong><span lang="id-ID"><em>Taqobbalallahu minna wa minkum”</em> </span></strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Mohon maaf Lahir dan Batin.</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Maka cahaya surga akan menaungiku,</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Dengan segala ke-fitrahan-nya;</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="color:#000000;">Serta membiarkanku bersandar pada dada lapang bintang milik-Nya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;">Amien&#8230; Amien&#8230; Amien.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=109&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/selamat-hari-raya-idul-fitri-1429-h-%e2%80%9ctaqobbalallahu-minna-wa-minkum%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TINGKAH POLAH NAK KANAK CHILDREN DI KELAS KU</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/tingkah-polah-nak-kanak-children-di-kelas-ku/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/tingkah-polah-nak-kanak-children-di-kelas-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 06:59:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[children]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[HR Bukhori]]></category>
		<category><![CDATA[intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[teacher]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Jadi the teacher kelas 1 SD itu tanggungan dunia akherat. Hemm,………. gimana enggak, di kelas 1 SD secara psikologis kita musti nyiapkan anak untuk mengenal the true school word, yang tidak sekedar bermain. Di level ini the teacher harus mampu mendampingi proses tumbuh kembang anak agar dapat membangun fondasi pikiran, perasaan, dan tingkah laku untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=107&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Jadi <em>the teacher</em> kelas 1 SD itu tanggungan dunia akherat.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Hemm,………. gimana enggak, di kelas 1 SD secara psikologis kita musti nyiapkan anak untuk mengenal <em>the true school word</em>, yang tidak sekedar bermain. Di level ini <em>the teacher</em> harus mampu mendampingi proses tumbuh kembang anak agar dapat membangun <span style="text-decoration:underline;"><em>fondasi pikiran, perasaan, dan tingkah laku</em></span> untuk siap menjalani masa depannya. Nah, keseluruhan aspek itu harus dibangun sesuai tahapan perkembangan psikologisnya. Kalo tidak, gawat&#8230; Bakal terjadi gangguan yang pada akhirnya akan berimbas pada masa depannya. Tul, ngga’… !</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Ke 22 makhluk mungil yang diciptakan Allah begitu lucu dan lengkap dengan berbagai keunikan mereka yang saat ini ada di kelas ku:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Alam</em> bos besar yang suka 	main bola, ngambekan, egonya tinggi, tapi punya semangat belajar 	yang ok banget;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Yoga</em>, laki-laki kecil 	yang masih cengeng, “umek” banget kaya cacing kepanasan di 	kelas, tapi manjanya itu bikin kangen;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Ogi</em>, jagoan yang medhok 	banget, sukanya ngomong “piye, bu…, piye…”;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Wisnu</em>, calon idola cowok 	yang nurut banget, badannya paling besar di kelas;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Oka</em>, lakon yang agak 	kemayu banget ini emang manja, tapi jangan salah lakon yang satu ini 	paling “loman” di kelas;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Randa</em>, waduh…waduh… 	kalo anak kueciil yang satu ini njelimet banget. Ada aja yang 	dilakuin, Ngupil adalah salah satu hobi ruwetnya. Pokoknya 	sutradaranya Jahil di kelas;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Qiqi</em>, jagoanku yang satu 	ini juga nurut banget, sayangnya suka lupa bawa buku pelajaran;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Ian</em>. Ehm, ini calon pak 	Ustad kayanya, coz pas tartil, tahfidz ato sholat dia lho yang 	pualing khusuk;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Mario</em>, wah ini punya 	tampang yang putih, tinggi, ganteng banget deh … calon idola juga 	neh. Tapi aku sering manggil dia “pak mudin” soalnya tampangnya 	kaya pak mudin getoh..</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Satria</em>, aduh ini kalo di 	TV lambatnya kaya si Nobita, tapi sebenarnya anaknya pinter koq, 	sayang aja anak ini kaya kurang perhatian dari bokap nyokapnya;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Wildan</em>. Nah ini, jagoan 	paling encer di kelas, paling hafal asmaul husna…;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Azka</em>, ini dia si pipi 	tembem. Aku suka banget cubiti pipinya, montok banget soalnya;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Jojo</em>, ini juga golongan 	encer gitu, tapi agak sok jagoan gitu. Tapi tetep lucu, sukanya 	pengen tahu aja urusan guru ma temen-temennya;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Egi</em>, hi..hi… ini murid 	cewekku yang paling ramah. Penurut banget, manjanya yang gak 	ketulungan bikin hatiku makin lengket ke anak yang satu ini;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Jovin</em>, ini cew cerdas, 	tapi suka ngelamun gitu deh..;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Rara</em>, makhluk hawa 	paling kuecil di kelas, penakut banget. Gak bakal masuk sekolah kalo 	ada pelajaran olah raga pas waktunya rool depan (guling-guling di 	matras itu lho);</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Hanin</em>, ne punya brother 	and sister yang juga sekolah di Bani Hasyim ini…</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Wulan</em>, ehm, ne cewek 	feminim banget, suknya cerita di rumahnya yang guedhe banget mau di 	bangun ekskalator katanya, ha..ha….;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Vita</em>, ini lady-nya 	ngobrol dio kelas, tapi salut anak ne termasuk golongan yang encer 	and cepet nanggepnya;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Vidi</em>, nah ini dia Jagoan 	Cewek intelek yang udah keliatan dari awal. Orang tuanya perhatian 	banget, mpe aku di kasih Back up nya buku dari Diknas lho, makasih 	yan pak.. bu….;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Sofi</em>, ini kalo di TV 	kaya si Candy-Candy. Cew cantik, tapi suka ngelamun. Untungnya anak 	ini cerdas koq …;</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Si Naila</em>, Aduh Ampun deh ma 	yang satu ini… ga mau ngapa-ngapain sama sekali. Manja polll… 	kadang gregetan juga.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;">BTW,….</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;"><em>I’m very glad in this class, in my uniq class</em>, walaupun tingkah polah nak kanak <em>children</em> selalu saja ada yang bermasalah, tapi justru di situ seninya. Aku malah takut kalo mereka diem, ato diem banget malah. <em>Secara</em>, anak usia 6-12 tahun biasanya kan memang aktif dan <em>mobile</em> banget. <em>But, I’m enjoyfull with them</em>.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Menghadapi makhluk-makhluk kecil ini memang perlu ekstra sabar.  Pikiran dan hati harus bersih. Kalau tidak itu akan berimbas pada pembelajaran yang jadi kurang terkontrol. Ya, aku kadang memang mengalami hal kaya gitu sich di kelasku.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Kalo katanya HR Bukhori nech “<em>Ingatlah dalam diri manusia ada segumpal darah. Jika segumpal darah itu baik, maka semua tubuhnya baik. Demikian sebaliknya</em>”. Jadi, kesimpulannya, pas ngajar aku harus pakai Hati Nurani dan cinta ku, coz hati nurani adalah Nur-ku, yang menerangi semua sel-sel kelabu di otak-ku, organ tubuh dan keseluruhan panca inderaku. TApi aku juga wajib pakai ilmu juga, sehingga semuanya menjadi baik. Ya nggak….</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><em>Guru itu bukan pakai insting atau reflek, tapi pakai korteks/otak untuk berpikir dan itu harus pakai knowledge.</em></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Harapanku, aku ingin mampu dan berhasil membentuk anak-anak didikku “<em>Anggun dalam Moralitas, dan Unggul dalam Intelektual</em>”. Walo ini kayanya berat, tapi aku ga bisa menganggap ini beban. Ini justru tantangan yang harus dipecahkan.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Yang paling mendasar, setidaknya aku harus bisa menjadi teladan <em>alias</em> panutan yang baik, dan melakukan pendekatan personal pada mereka, dengan makhluk-makhluk mungil yang lucu-lucu itu.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;">Untuk itu aku perlu, kudu, musti, harus, <em>must be,</em> <em>and</em> wajib ‘ain punya <em>sense of belonging</em>, rasa memiliki bahwa mereka adalah anak-anak ku juga. Walaupun <em>in the fact</em> aku belum dikaruniai anak sendiri dari rahim perempuanku.</p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;"><em>So, Let’s pray together for me</em>… doakan aku segera <em>Merrid</em> yo … (he…he…he…). Amin….</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=107&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/09/28/tingkah-polah-nak-kanak-children-di-kelas-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JENDHUL’S DAILY ACTIVITIES</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/jendhul%e2%80%99s-daily-activities/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/jendhul%e2%80%99s-daily-activities/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 06:12:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[karangan]]></category>
		<category><![CDATA[non fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[siswa]]></category>
		<category><![CDATA[taertawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tulalit ….tulalit …. Tulalit……” jam beker kepunyaan jendhul, made in Mendex city, bercuap-cuap dengan gembira. Sambil ngucek-ngucek matanya dan senam moeloet, Jendhul menghirup nafas dalam-dalam. “Wuah … ehm… selamat pagi kos-kosanku etrsayang” Tanpa ba bi bu lagi, jendhul melangkahkan kakinya dengan mantap ke kamar mandi kelas ekonomi. “Oo….. Jendhul namaku … pinter otakku…. Kaya Ensten [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=104&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;">&#8220;Tulalit ….tulalit …. Tulalit……” jam beker kepunyaan <strong>jendhul</strong>, made in Mendex city, bercuap-cuap dengan gembira. Sambil ngucek-ngucek matanya dan senam moeloet, <strong>Jendhul</strong> menghirup nafas dalam-dalam.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Wuah … ehm… selamat pagi kos-kosanku etrsayang”</p>
<p style="margin-bottom:0;">Tanpa ba bi bu lagi, <strong>jendhul</strong> melangkahkan kakinya dengan mantap ke kamar mandi kelas ekonomi.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Oo….. <strong>Jendhul</strong> namaku … pinter otakku…. Kaya Ensten … Ooo …. <strong>Jendhul</strong> … ndul….. aw… ayeh” <strong>Jendhul</strong> pun bersenandung dalam jedhing. Suaranya yang khas kayak ayam terjepit campur knalpot motor Sharley Dan-vidcon, membuat semua kecoa di jedhing itu unjuk rasa.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Tapi dasar <strong>Jendhul</strong>, rupanya ia ikut-ikutan tren anggota DPR. Cuek Bebek. Dan para kecoa itu pun ditinggalkan begitu saja. Dengan Badan bullet yang hanya dibalut dengan handuk warna kopi susu, karena setahun nggak dicuci, <strong>Jendhul</strong> melenggak-lenggok keluar jedhing. Persis lepet nari jaipongan.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Jam tulalit <strong>Jendhul</strong> menunjukkan pukul 06.00.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Dasar jam tulalit! Matahari udah tinggi, masih dibilang jam enam.”</p>
<p style="margin-bottom:0;">Setelah berganti baju SMU-nya, <strong>jendhul</strong> pun berangkat sekolah. Tapi sebelumnya di amelirik jam dinding di ruang tamu kos-kosannya.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Lho, kok sudah jam setengah delapan. Telat nih aku. TApi taka pa …. Lebih baik terlambat daripada bolos sekolah. Tul Nggak?” Katanya sambil ngadep ke monyet piaraannya bu kos.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Jendhul</strong> pun langsung berangkat dengan jalan ala The Flash merangkak. Persis keong sekarat.</p>
<p style="margin-bottom:0;">SZesampainya di sekolah, pukul 10.00. <strong>Jendhul</strong> nyelonong masuk kelas. Pak Satpam dan guru piketpun dikacangin gitu aja.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Lho… Jnedhul. Pagi benar kamu dating….” Suara bu guru membelah kelas.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Ya pasti dong, Bu. <strong>Jendhul</strong> kan anak rajin. Bapakku dulu jam segini masih senam moeloet di atas amben, Bu.” Jawab <strong>Jendhul</strong> bangga.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Sudah…sudah…. Cepat keluarkan pe-ernya!” kata Bu guru lagi.</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Pe-er yang mana bu?”</p>
<p style="margin-bottom:0;">“itu …., pe-er yang ibu suruh buat karangan non-fiksi.”</p>
<p style="margin-bottom:0;">“ Ooo… yang itu, Bu. Ini, saya sudah buat. Saya rajin kan Bu?”</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Ya…ya… cepat bacakan di depan kelas.”</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Ok deh, Bu! Suatu hari ibu ke pasar dan berniat membeli fiksi. Fiksi tu we kek yang mempercantik wajah. KArena itu tidak ada, maka ibu mempeli yang non-fiksi. Ibu membeli Ah-fon. Ternyata, yang non-fiksi itu lebih mahal dan …..”</p>
<p style="margin-bottom:0;">“Sudah…. Sudah …. Cukup. Bagus sekali karanganmu itu. Dasar Bocah sableng! Buat karanga yang serupa itu 100 x, kumpulkan minggu depan!” KAta bu guru sambil menahan tawa.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Jendhul</strong> kira karangannya itu  bagus. Karena semua teman sekelasnya memberikan atensi yang luarr biasa, yaitu ketawa ngakak. Gerrr…….</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=104&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/jendhul%e2%80%99s-daily-activities/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RENUNGAN CLOSET</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/renungan-closet/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/renungan-closet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 06:08:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Abraham Lincoln]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Ghazali Bayruni]]></category>
		<category><![CDATA[albert einstein]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Colin]]></category>
		<category><![CDATA[benjamin franklin]]></category>
		<category><![CDATA[horatius]]></category>
		<category><![CDATA[KATA MUTIARA]]></category>
		<category><![CDATA[Khalifah Abdul Malik bin Marwan]]></category>
		<category><![CDATA[pepatah]]></category>
		<category><![CDATA[peribahasa]]></category>
		<category><![CDATA[PRINSIP HIDUP]]></category>
		<category><![CDATA[rahmohan gandi]]></category>
		<category><![CDATA[Saidina Ali]]></category>
		<category><![CDATA[word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Jangan sesali apa yang sudah pergi. Jangan tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi. Jika anda bekerja semata-mata untuk uang, anda tidak akan menjadi kaya kerananya. Tetapi jika anda mencintai pekerjaan yang anda lakukan itu, kejayaan akan menjadi milik anda ~ Ray Kroc (Pengasas McDonalds) Kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=101&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jangan sesali </strong>apa yang sudah pergi. Jangan tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Jika anda bekerja</strong> semata-mata untuk uang, anda tidak akan menjadi kaya kerananya. Tetapi jika anda mencintai pekerjaan yang anda lakukan itu, kejayaan akan menjadi milik anda ~ Ray Kroc (Pengasas McDonalds)</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Kita sering nampak</strong> derita hari ini, tapi kita jarang ingat kebahagiaan untuk esok hari, jadi belajar lah untuk menghargai apa yg kita miliki hari ini, karena kita takkan dapat mencapai penghargaan untuk esoknya jika semuanya telah tiada…</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Komunikasi adalah</strong> sesuatu yg mudah, susahnya ialah apabila kita tidak menyebutnya dengan perkataan yg mudah.~T.S Matthews<br />
<strong><br />
Masa lalu adalah </strong>seperti melihat dari tingkap kaca yang berdebu, segalanya nampak senyap dan tidak pasti.
</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Mereka yang berjaya bukanlah</strong> mereka yang gagal dalam mencoba, bukan juga mereka yang sering gagal tetapi mereka yang tidak pernah gagal mencoba dan terus mencoba sehingga kejayaan yang diterima..</p>
<p style="margin-bottom:0.5cm;"><strong>Anda mungkin ditipu</strong> jika terlalu mempercayai tetapi hidup anda akan tersiksa jika tidak cukup mempercayai ~ Frank Crane</p>
<p><strong>Ketika kamu melontarkan </strong>sesuatu dalam kemarahan, kata -katamu itu meninggalkan bekas seperti lubang di hati orang lain. Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu. Tetapi, tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan, luka karena kata &#8211; kata adalah sama buruknya dengan luka berdarah.</p>
<p><strong>Dalam hidup, seringkali kita lebih banyak</strong> mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa apa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.</p>
<p><strong>Seandainya kita tidak mampu </strong>untuk memberikan sedikit kesenangan kepada orang lain, berusahalah supaya kita tidak mengirimkan walau sezarah kesusahan kepada orang lain.</p>
<p><strong>Ketika satu pintu </strong>kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.</p>
<p><strong>Kemaafan mungkin</strong> amat berat untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita. Tetapi hanya dengan memberi kemaafan sajalah kita akan dapat mengobati hati yang telah terluka.</p>
<p><strong>Seorang manusia </strong>harus cukup rendah hati untuk mengakui kesilapannya ,cukup bijak untuk mengambil manfaat daripada kegagalannya dan cukup berani untuk membetulkan kesilapannya</p>
<p><strong>Jadikan dirimu</strong> bagai pohon yang rindang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.</p>
<p><strong>Bermimpilah tentang</strong> apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.</p>
<p><strong>Masa depan yang cerah </strong>berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.</p>
<p><strong>Doa memberikan kekuatan</strong> pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan</p>
<p><strong>Janganlah berputus asa.</strong> Tetapi kalau anda sampai berada dalam keadaan putus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.</p>
<p><strong>Dunia ini umpama lautan yg luas.</strong> Kita adalah kapal yg belayar dilautan telah ramai kapal karam didalamnya..andai muatan kita adalah iman,dan layarnya takwa,nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.</p>
<p><strong>Dalam masyarakat manusia</strong> ada binatang jalang tetapi dalam masyarakat binatang tidak ada satu pun manusia jalang -Aristotle</p>
<p><strong>Sahabat sejati adalah</strong> mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan dukungan walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih membutuhkan mereka..</p>
<p><strong>Hati yang terluka umpama besi</strong> bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.</p>
<p><strong>Setitik dakwah mampu </strong>membuat sejuta manusia berfikir tentangnya.</p>
<p><strong>Waktu kamu lahir, kamu menangis</strong> dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.<br />
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.</p>
<p><strong>Tanda-tanda orang yang budiman ialah</strong> dia akan berasa gembira jika dapat berbuat kebaikan kepada orang lain, dan dia akan berasa malu jika menerima kebaikan dari orang lain.</p>
<p><strong>Semulia-mulia manusia ialah</strong> orang yang mempunyai adab yang merendah diri ketika berkedudukan tinggi, memaaf ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat -Khalifah Abdul Malik Marwan</p>
<p><strong>Supaya engkau memperoleh sahabat, </strong>hendaklah dirimu sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang -Hamka</p>
<p><strong>Sebaik-baik manusia ialah</strong> yang diharapkan kebaikannya dan terlindung dari kejahatannya.</p>
<p><strong>Hiduplah seperti lilin </strong>menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain</p>
<p><strong>Pikirkan tentang dirimu</strong>. Jika satu bangsa telah mula berfikir, tidak ada satu kekuatan pun yang boleh menghentikannya -Voltaire</p>
<p><strong>Semoga kamu mendapat cukup </strong>kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.</p>
<p><strong>Kita lahir dengan dua mata </strong>di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.</p>
<p><strong>Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga</strong> di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.</p>
<p><strong>Kita lahir dengan otak </strong>di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.</p>
<p><strong>Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga,</strong> tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.</p>
<p><strong>Kita lahir hanya dengan 1 hati </strong>jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.<span id="more-101"></span></p>
<p><strong>Berilah cinta tanpa meminta balasan</strong> dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.</p>
<p><strong>Yang memimpin wanita </strong>bukan akalnya, melainkan hatinya.</p>
<p><strong>Pengecut mati</strong> berkali-kali sebelum kematiannya. Pemberani mati hanya sekali.</p>
<p><strong>Amat mudah untuk memadamkan api </strong>yang sedang marak, tetapi sukar untuk meredakan api kemarahan dalam diri.</p>
<p><strong>Kata-kata itu sebenarnya</strong> tidak mempunyai makna untuk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa.Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan</p>
<p><strong>Sahabat terbaik adalah</strong> dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun , dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.</p>
<p><strong>Lombong emas dalam diri </strong>kamu adalah fikiran kamu. Kamu dapat menggalinya sedalam-dalamnya dan sepuas-puas yang kamu inginkan -Abdullah Mansur M.H</p>
<p><strong>Mahkota kemanusiaan ialah</strong> rendah hati.</p>
<p><strong>Setiap jiwa </strong>yang dilahirkan telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan hidup. Tetapi benih itu tidak akan tumbuh seandainya tidak dibajai dengan keberanian</p>
<p><strong>Sahabat yang tidak jujur</strong> ibarat dapur yang berhampiran. Jikalau pun kamu tidak terkena jelaganya sudah pasti akan terkena asapnya.</p>
<p><strong>Kalau kita dapat </strong>membuka dan menutup telinga dengan mudah sebagaimana membuka dan menutup mata, pasti kita akan terhindar dari mendengarkan banyak kebatilan.</p>
<p><strong>Jika keadilan ditegakkan</strong>, keberanian tidak diperlukan lagi.</p>
<p><strong>Tiada siapa </strong>yang paling pandai dan paling bodoh di dunia ini kerana setiap yang pandai itu boleh menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu boleh menjadi pandai</p>
<p><strong>Akal itu menteri yang menasihati</strong>, Hati itu ialah raja yang menentukan, Harta itu satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan</p>
<p><strong>Barangsiapa memusuhi orang</strong> yang di bawahnya, hilang kewibawaannya.</p>
<p><strong>Hidup biarlah berbakti,</strong> walaupun tidak dipuji</p>
<p><strong>Seorang boleh menipu</strong> seseorang sekali-sekali tetapi orang yang sama tidak boleh menipu semua orang pada masa yang sama</p>
<p><strong>Keikhlasan itu umpama</strong> seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.</p>
<p><strong>Kamu dapat mengenal</strong> lebih banyak tentang diri seseorang itu dari adab dan pertanyaannya, bukan dari jawapan-jawapannya -Voltaire</p>
<p><strong>Setiap orang dapat mencapai </strong>kejayaan dalam hal apa saja, asalkan ia sangat menyukai pekerjaan yang dilakukan.</p>
<p><strong>Hari ini bila ia datang,</strong> jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali</p>
<p><strong>Lebih baik tidur</strong> dengan perut yang lapar daripada bangun tidur dengan banyak hutang -Anonim</p>
<p><strong>Orang cerdik </strong>yang mengenal dunia, terungkap baginya musuh yang berbaju kawan.</p>
<p><strong>Pengumpul harta </strong>belum tentu memanfaatkannya, dan yang memanfaatkan harta belum tentu yang mengumpulkannya.</p>
<p><strong>Sesuatu yang baik, belum tentu benar.</strong> Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.</p>
<p><strong>Jangan abaikan permintaan orang</strong>, kalau tidak mahu permintaan kamu diabaikan orang.</p>
<p><strong>Agama menjadi sendi hidup</strong>, pengaruh menjadi penjaganya. Kalau tidak bersendi, runtuhlah hidup dan kalau tidak berpenjaga, binasalah hayat. Orang yang terhormat itu kehormatannya sendiri melarangnya berbuat jahat. -Pepatah Arab</p>
<p><strong>Barangsiapa membawa </strong>berita tentang orang lain kepadamu, maka dia akan membawa berita tentang dirimu kepada orang lain.</p>
<p><strong>Nikmat itu kadang-kadang tidak disedari</strong>, hanya apabila ia telah hilang barulah manusia benar-benar terasa</p>
<p><strong>Emas diuji dengan api</strong>, wanita diuji dengan emas dan lelaki diuji dengan wanita.</p>
<p><strong>Orang yang berbohong</strong> itu sentiasa ingin melarikan diri sedangkan tiada seorang pun yang mengejarnya namun orang yang benar itu berani seperti singa -Goethe</p>
<p><strong>Mengetahui sesuatu</strong> dan memahami segala sesuatu adalah lebih baik daripada mengetahui segala sesuatu, tetapi tidak memahami sesuatu.</p>
<p><strong>Kawan sejati ialah </strong>orang yang mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya iaitu baik dan burukmu.</p>
<p><strong>Sabar adalah</strong> jalan keluar bagi orang yang tidak bisa menemukan jalan keluar.</p>
<p><strong>Kepala yang</strong> tidak mempunyai fikiran sama halnya dengan sesebuah benteng yang tidak dibela -Napoleon Bonaparte</p>
<p><strong>Jika dunia ini persinggahan</strong>, mengapa tidak kita banyakkan bekalan untuk meneruskan perjalanan? Kerana kita cuma ada satu persinggahan.</p>
<p><strong>Apabila bicara itu</strong> perak, diam adalah emas.</p>
<p><strong>Jagalah dirimu baik-baik</strong>, usahakanlah kemuliaannya, kerana engkau dipandang manusia bukan kerana rupa tetapi kesempurnaan budi dan adab -Nabi SAW</p>
<p><strong>Setiap yang kita lakukan</strong> biarlah jujur kerana kejujuran itu telalu penting dalam sebuah kehidupan. Tanpa kejujuran hidup sentiasa menjadi mainan orang.</p>
<p><strong>Mengherankan sekali,</strong>orang yang mencuci wajahnya berkali-kali dalam sehari, tetapi tidak mencuci hatinya walaupun sekali setahun.</p>
<p><strong>Barangsiapa menyebarluaskan</strong> berita-berita kekejian yang didengarnya, maka dia seperti pelakunya.</p>
<p><strong>Keikhlasan mempunyai</strong> kilauan dan sinar, meskipun ribuan mata tidak melihatnya.</p>
<p><strong>Jangan tertarik kepada seseorang</strong> karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya kerna kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.</p>
<p><strong>Jangan memberi makanan</strong> kepada orang lain yang anda sendiri tidak suka memakannya.</p>
<p><strong>Sungguh benar bahwa</strong> kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahawa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.</p>
<p><strong>Musibah dalam harta </strong>lebih ringan daripada musibah dalam kehormatan.</p>
<p><strong>Hal yang menyedihkan dalam</strong> hidup adalah ketika bertemu seseorang yang sangat bererti dan mendapati pada akhirnya bahawa tidak demikian adanya dan harus melepaskannya pergi.</p>
<p><strong>Beritahukan kepadaku</strong> apa bacaan-bacaanmu, niscaya aku akan beritahu siapa diri kamu ini.</p>
<p><strong>Masa depan yang cerah</strong> selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan. Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.</p>
<p><strong>Hidup tanpa pegangan</strong> ibarat buih-buih sabun. Bila-bila masa ia akan pecah.</p>
<p><strong>Keutamaan akal ialah</strong> hikmah kebijaksanaan, dan keutamaan hati ialah keberanian.</p>
<p><strong>Barangsiapa yang hari ini</strong> sama dengan kelmarin, maka tertipulah dia, dan barangsiapa hari ini lebih jahat dari kemarin, maka terkutuklah dia.</p>
<p><strong>Kesempatan yang kecil </strong>seringkali merupakan permulaan daripada usaha yang besar.</p>
<p><strong>Agama tidak pernah </strong>mengecewakan manusia. Tetapi manusia yang selalu mengecewakan agama.</p>
<p><strong>Tidak lurus keimanan </strong>seseorang kecuali jika hatinya lurus, dan tidak lurus hati seseorang kecuali jika lurus lidahnya</p>
<p><strong>Barang siapa yang tidak berfikir</strong> panjang, kesusahan telah bersedia di mukanya -Khong Hu Cu</p>
<p><strong>Orang bijaksana</strong> tidak sesekali duduk meratapi kegagalannya, tapi dengan lapang hati mencari jalan bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritainya.</p>
<p><strong>Yang telah berlalu</strong> biarkan ia berlalu, yang mendatang hadapi dengan cemerlang.</p>
<p><strong>Jangan menyalakan api</strong> untuk membakar musuh anda sedemikian panas, sehingga anda sendiri hangus karenanya.</p>
<p><strong>Bukti akal fikiran</strong> seseorang ialah perbuatannya, dan bukti ilmunya ialah ucapannya.</p>
<p><strong>Berdiam diri adalah</strong> unsur terbesar untuk membentuk perkara-perkara besar.</p>
<p><strong>Pandanglah segala sesuatu</strong> dari kacamata oranglain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hari orang lain pula.</p>
<p><strong>Ambillah waktu untuk berfikir</strong>, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan. Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan. Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan. Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti. Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan. Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.</p>
<p><strong>Orang yang hebat</strong> bertindak sebelum berkata dan dia berkata selaras dengan tindakannya.</p>
<p><strong>Tidak penting bagimu</strong> mengetahui harganya, tetapi penting mengetahui nilainya.</p>
<p><strong>Kehidupan ini dipenuhi</strong> dengan seribu macam kemanisan tetapi untuk mencapainya perlu seribu macam pengorbanan</p>
<p><strong>Sekali anda terjatuh</strong>, jangan jatuh untuk berkali-kali</p>
<p><strong>Menikmati kehidupan itu</strong> adalah lebih baik dari hanya sekadar memerhati kehidupan</p>
<p><strong>Tidak ada insan suci </strong>yang tidak mempunyai masa lampau dan tidak ada insan yang berdosa yang tidak mempunyai masa depan.</p>
<p><strong>Orang yang paling mampu </strong>menguasai dirinya ialah yang paling mampu menguasai rahsianya.</p>
<p><strong>Tiap-tiap sesuatu</strong>, apabila banyak menjadi murah melainkan akal, bertambah banyak lagi berharga</p>
<p><strong>Orang yang mengikuti emosinya</strong>, akan kehilangan adabnya.</p>
<p><strong>Sekalipun tidak pernah</strong> menjadi kaya-raya, kita masih beruntung tidak juga papa kedana</p>
<p><strong>Manusia tidak merancang</strong> untuk gagal, mereka gagal untuk merancang. ~ William J. Siegel</p>
<p><strong>Setiap bunga </strong>mawar pasti ada durinya.</p>
<p><strong>Dari kesusahan itu akan</strong> diperolehi kesenangan dan kebahagiaan, seperti durian berduri kerana sedap isinya, kulit manggis pahit sebab manis di dalamnya dan bunga ros berduri kerana harum baunya</p>
<p><strong>Jangan sesekali menyalahkan</strong> kesilapan diri sendiri kepada orang lain kerana orang yang tidak mengakui kelemahan diri sukar untuk berjaya.</p>
<p><strong>Mungkin diam itu</strong> suatu jawapan yang baik atau mungkin pula teguran dan nasihat yang baik.</p>
<p><strong>Orang-orang yang paling berbahagia</strong> tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.</p>
<p><strong>Barangsiapa menanam</strong>, dia yang akan menuai.</p>
<p><strong>Jangan menghina barang</strong> yang kecil kerana jarum yang kecil itu kadang-kadang menumpahkan darah.</p>
<p><strong>Fikirkan permusuhan </strong>kita akan dimusuhi, fikirkan kebencian, kita akan dibenci. Tetapi sekiranya kita fikirkan kasih maka kita akan dikasihi. Ini adalah undang-undang alam. Kita menjadi seperti apa yang kita fikirkan</p>
<p><strong>Seekor burung </strong>di tangan lebih baik daripada sepuluh ekor di atas pohon.</p>
<p><strong>Hidup ini adalah</strong> warna-warni yang terlakar pada kanvas, walaupun tidak cantik ia tetap mempunyai sejuta makna</p>
<p><strong>Ada hal-hal yang sangat ingin</strong> kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian, janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.</p>
<p><strong>Jika anda mau membuat sesuatu</strong>, anda akan cari jalan. Jika anda tidak mahu membuat sesuatu, anda akan cari alasan. &#8211; Peribahasa Arab</p>
<p><strong>Membalas kebaikan</strong> dengan kejahatan adalah perangai yang serendah-rendahnya. Membalas kejahatan dengan kejahatan,bukanlah perikemanusiaan. Membalas kebaikan dengan kebaikan adalah hal biasa. Membalas kejahatan dengan kebaikan adalah cita-cita kemanusiaan yang setingginya. Kita harus sanggup hidup untuk memberi cita-cita itu bertumbuh.</p>
<p><strong>Berkhianat dalam ilmu </strong>lebih jahat daripada berkhianat dalam harta.</p>
<p><strong>Sebuah pedang</strong> diketahui keampuhannya sesudah memotong.</p>
<p><strong>Kejayaan tidak datang</strong> kepada manusia yang leka. &#8211; Charles Cahier</p>
<p><strong>Seseorang yang bijak</strong> melahirkan kata-kata selalunya disanjung sehingga ia mula bercakap kosong</p>
<p><strong>Permulaan sabar adalah</strong> pahit, tetapi manis akhirnya.</p>
<p><strong>Memang amat tinggi </strong>letaknya kebahagiaan. Namun kita harus menuju ke sana. Ada orang yang berputus asa berjalan ke arahnya lantaran disangkanya jalan ke sana amat sukar. Padahal mudah, kerana ia dimulai daripada dirinya sendiri -Said Mustafa</p>
<p><strong>Setiap kali tersadung</strong>, ingatlah kita tidak mahu terjatuh lagi</p>
<p><strong>Jadikan sebagai aturan</strong> hidup untuk melakukan yang terbaik dalam apa jua yang dilakukan, pasti akan menghasil kecemerlangan.</p>
<p><strong>Sebelum memberi nasihat</strong> kepada manusia dengan ucapanmu, berilah mereka nasihat dengan perbuatanmu.</p>
<p><strong>Andai hidup punca perpisahan</strong>, biarlah mati menyambungnya semula. Namun seandainya mati punca perpisahan, biarlah hidup ini membawa erti yang nyata.</p>
<p><strong>Orang mulia </strong>menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain</p>
<p><strong>Kata-kata yang diucapkan</strong> sembarangan dapat mewujudkan perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkati.</p>
<p><strong>Menyimpang seinci</strong>, rugi seribu batu. &#8211; Peribahasa Cina</p>
<p><strong>Kebanyakan orang </strong>membuang banyak masa dan tenaga untuk memikirkan masalah dan bukan cuba untuk menyelesaikannya</p>
<p><strong>Harta yang paling menguntungkan ialah</strong> SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.</p>
<p><strong>Tiada siapa </strong>yang paling pandai dan paling bodoh di dunia ini kerana setiap yang pandai itu boleh menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu boleh menjadi pandai</p>
<p><strong>Apabila kepercayaan</strong> telah hilang lenyap, kehormatan telah musnah, maka matilah orang itu -Whittier</p>
<p><strong>Selalu bayangkan diri </strong>anda di dalam kasut seseorang. Jika anda rasa ianya menyakitkan, fikirlah ia mungkin menyakitkan orang lain juga</p>
<p><strong>Setiap jiwa yang dilahirkan</strong> telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan hidup. Tetapi benih itu tidak akan tumbuh seandainya tidak dibajai dengan keberanian</p>
<p><strong>Kecemerlangan sebenarnya </strong>adalah apabila anda dihentam sehingga bertekuk lutut, tetapi mampu melantun kembali.</p>
<p><strong>Wanita yang cantik t</strong>anpa peribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa</p>
<p><strong>Jangan sekali-kali kita </strong>meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.</p>
<p><strong>Anda bukan </strong>apa yang anda fikirkan tentang anda, tetapi apa yang anda fikirkan itulah anda</p>
<p><strong>Hidup tak selalunya indah</strong> tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.</p>
<p><strong>Biarpun jalan itu panjang</strong>, kita akan merintisnya perlahan-lahan.</p>
<p><strong>Dalam kerendahan hati </strong>ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.</p>
<p><strong>Kurang semangat mengakibatkan</strong> lebih banyak kegagalan berbanding kurangnya kebijaksanaan atau kemahiran.<br />
~ Flower A. Newhouse</p>
<p><strong>Kebenaran itu </strong>pabila dijemur di bawah cahaya mentari, ia tidak akan lekang-lekang. Biarpun ditinggalkan dalam hujan lebat, ia tidak akan busuk.</p>
<p><strong>Tawadhu ialah</strong> bila setiap kali seseorang berjumpa dengan seorang muslim, ia menyangka bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya.</p>
<p><strong>Sebaik-baik orang</strong> yang diberi nasihat ialah penguasa.</p>
<p><strong>Kekuatan itu tidak terbina</strong> di atas bilangan yang ramai, tetapi kekuatan itu terbina di atas keyakinan dan optimis seseorang dan keserasian berkumpulan.</p>
<p><strong>Kegagalan dalam kemuliaan</strong> lebih baik daripada kejayaan dalam kehinaan.Memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi diiringi dengan riak.</p>
<p><strong>Berfikir sejenak,</strong> merenung masa lalu adalah permulaan yang baik untuk bertindak</p>
<p><strong>Kata-kata yang lembut</strong> dapat melembutkan hati yang lebih keras dari batu. Tetapi kata-kata yang kasar dapat mengasarkan hati yang lunak seperti sutera.</p>
<p><strong>Seburuk-buruk</strong> buta adalah buta hati.</p>
<p><strong>Lidah yang panjangnya</strong> tiga inci boleh membunuh manusia yang tingginya enam kaki.</p>
<p><strong>Sebuah kebenaran</strong> kadangkala mengandungi kesilapan.</p>
<p><strong>Kalau rumahmu dari kaca</strong>, janganlah melempari orang lain dengan batu.</p>
<p><strong>Nilai hidup harus diukur</strong> dengan garis yang lebih mulia, iaitu kerja dan bukannya usia. ~Richard Brinsley Sheridan</p>
<p><strong>Nafsu mengatakan </strong>perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya. Dan hati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.</p>
<p><strong>Berita tidak</strong> selalu sama dengan kenyataan.</p>
<p><strong>Seseorang yang melakukan</strong> kesalahan dan tidak membetulkannya telah melakukan satu kesalahan lagi. ~ Confucius</p>
<p><strong>Memulai belajar sejak kecil </strong>seperti memahat di atas batu dan memulainya sesudah tua seperti menulis di air.</p>
<p><strong>Hidup memerlukan pengorbananan.</strong> Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.</p>
<p><strong>Kekayaan</strong> boleh mengaburkan jalan yang jujur</p>
<p><strong>Harta akan habis digunakan tanpa ilmu</strong> tetapi sebaliknya ilmu akan berkembang jika ianya digunakan.</p>
<p><strong>Kekayaan bukanlah satu dosa</strong> dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Berkuasa.</p>
<p><strong>Sampan tidak akan dapat belayar</strong> di padang pasir betapa pun jua empuknya pasir itu ~Pepatah Arab</p>
<p><strong>Perjalanan seribu batu </strong>bermula dari satu langkah.~ Lao Tze</p>
<p><strong>Awal mula</strong> pohon ialah benih.</p>
<p><strong>Kalaulah anda tidak mampu</strong> untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya.</p>
<p><strong>Orang yang mengetahui</strong> harga dirinya tidak akan binasa.</p>
<p><strong>Mengapa manusia gemar</strong> mencetuskan pertelingkahan sedangkan manusia itu sendiri dilahirkan dari sebuah kemesraan.</p>
<p><strong>Kita sentiasa muda</strong> untuk melakukan dosa tetapi tidak pernah tua untuk bertaubat.</p>
<p><strong>Gantungkan azam dan semangatmu</strong> setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan.</p>
<p><strong>Setiap mata yang tertutup</strong> belum bererti ia tidur. Setiap mata terbuka belum bererti ia melihat.</p>
<p><strong>Saya percaya,</strong> esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.</p>
<p><strong>Menulis sepuluh jilid buku</strong> mengenai falsafah lebih mudah daripada melaksanakan sepotong pesanan.</p>
<p><strong>Kegembiraan ibarat</strong> semburan pewangi, pabila kita memakainya semua akan dapat merasa keharumannya. Oleh itu berikanlah walau secebis kegembiraan yang anda miliki itu kepada teman anda.</p>
<p><strong>Esok pasti ada tetapi</strong> esok belum pasti untuk kita. Beringat-ingatlah untuk menghadapi esok yang pastikan mendatang.</p>
<p><strong>Reaksi emosi jangan</strong> dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi.</p>
<p><strong>Jangan dipaksa</strong> anak berbuat kebaikan, jikalau orang tuanya tidak pernah menyembah Tuhannya</p>
<p><strong>Sahabat yang beriman</strong> ibarat mentari yang menyinar.</p>
<p><strong>Lazatnya memberi</strong> maaf lebih baik daripada lazatnya membalas dendam.</p>
<p><strong>Orang yang bahagia itu</strong> akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.</p>
<p><strong>Masa depan </strong>itu dibeli oleh masa sekarang.~ Samuel Johnson</p>
<p><strong>Seseorang </strong>yang jujur diterima ucapannya oleh musuh.</p>
<p><strong>Kadangkala menyembunyikan </strong>sesuatu perkara dari pengetahuan orang lain lebih baik dari jika diberitahu pun tidak dihiraukan.</p>
<p><strong>Penglihatan itu sebagai </strong>panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati…</p>
<p><strong>Harta yang didatangkan </strong>oleh angin akan terbawa pergi oleh taufan.</p>
<p><strong>Kekecewaan mengajar </strong>kita mengerti kehidupan.Teruskan perjuangan kita walaupun terpaksa menghadapi rintangan demi rintangan dalam hidup</p>
<p><strong>Kebaikan seorang pemimpin </strong>adalah lebih baik daripada kebaikan zaman.</p>
<p><strong>Kemarahan tidak boleh </strong>berumur panjang di dada seorang yang berhati baik, kebaikan tidak boleh berakar di hati seseorang yang berdasar buruk.</p>
<p><strong>Kemaafan mungkin amat berat </strong>untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita. Tetapi hanya dengan memberi kemaafan sahajalah kita akan dapat mengubati hati yang telah terluka. Kemaafan yang diberi secara ikhlas umpama pisau bedah yang boleh membuang segala parut luka emosi</p>
<p><strong>Segala hal yang lahir akan mati, </strong>tetapi cahaya kehidupan yang dipancarkan akan selalu bersinar buat selamanya.</p>
<p><strong>Hidup ini ibarat meniti seutas tali, </strong>kadang kala kita jatuh sakit dan terluka, dan itulah yang kita rasai saat ini.</p>
<p><strong>Dua orang bersaudara ibarat </strong>dua buah tangan, yang satu membersihkan yang lainnya.</p>
<p><strong>Manusia tak akan tahu </strong>semua perkara, justeru tahu banyak perkara lebih baik dari tidak suka mengambil tahu walaupun satu perkara</p>
<p><strong>Orang yang meminta-minta </strong>kepada Tuhan tidak akan kecewa.</p>
<p><strong>Jika kejahatan di balas kejahatan,</strong> maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji. (La Roche)</p>
<p><strong>Manusia yang tidak berharap </strong>untuk menang telah sedia kalah.</p>
<p><strong>Hidup umpama aiskrim. </strong>Nikmatilah ia sebelum cair.</p>
<p><strong>Kita mesti pastikan hari ini </strong>adalah milik kita kerana kita belum pasti adakah hari esok kita masih diberi peluang.</p>
<p><strong>Hidup tidak boleh </strong>berpandukan perasaan hati yg kadangkala boleh menjahanamkan diri sendiri. Perkara utama harus kita fikirkan ialah menerimasesuatu atau membuat sesuatu dgn baik berlandaskan kenyataan.</p>
<p><strong>Selalu bayangkan diri </strong>anda di dalam kasut seseorang. Jika anda rasa ianya menyakitkan, fikirlah ia mungkin menyakitkan orang lain juga</p>
<p><strong>Nilai manusia adalah </strong>semahal nilai matlamatnya. ~ Marcus Aurelius</p>
<p><strong>Kasihkan manusia lepaskan </strong>dia kepada pilihan dan keputusannya kerana di situ tanda kita gembira melihat insan yang kita sayangi beroleh bahagia</p>
<p><strong>Orang yang berkhianat </strong>selalu terhina.</p>
<p><strong>Kebahagiaan adalah </strong>haruman yang tidak boleh kamu semburkan kepada orang lain tanpa kamu sendiri mendapat beberapa titisan daripadanya ~ Emerson</p>
<p><strong>Orang yang berani </strong>tidak akan membabi-buta melompat masuk ke dalam jurang, melainkan masuk dengan perlahan-lahan dan dengan mata yang terbuka setelah mengukur dalamnya -Stahl P.J</p>
<p><strong>Hari yang mendatang </strong>tidak akan memberikan sebarang makna jika kegagalan semalam tidak dijadikan teladan.</p>
<p><strong>Hidup adalah gabungan </strong>antara bahagia dan derita. Ia adalah menguji keteguhan iman seseorang. Malangnya bagi mereka yg hanya mengikut kehendak hati tidak sanggup menerima penderitaan. ( Harieta Wahab)</p>
<p><strong>Kegagalan ialah </strong>satu-satunya yang dapat diraih tanpa pengerahan tenaga sedikit pun.</p>
<p><strong>Sekiranya seorang </strong>manusia dipanggil sebagai seorang penyapu sampah, dia harus menyapu sama sepertimana Michelangelo melukis atau Beethoven memainkan muziknya, ataupun Shakespeare menulis puisinya. Dia harus menyapu dengan begitu baik sekali sehingga semua yang terdapat di syurga dan dunia akan berhenti dan berkata disinilah tempat tinggal seorang penyapu sampah yang paling hebat, yang telah melakukan kerjanya dengan baik sekali.</p>
<p><strong>Cara terbaik menghukum </strong>orang yang telah melakukan kesalahan terhadap kita ialah dengan berbuat baik kepadanya.</p>
<p><strong>Orang yang cekal </strong>dan mempunyai keyakinan diri yang tinggi, tidak pernah merasa terancam dengan perkataan atau perbuatan yang remeh dan tidak disengajakan. Sebaliknya mereka akan menumpukan perhatian ke arah mencapai matlamatnya</p>
<p><strong>Batu yang bergerak </strong>tidak bisa ditumbuhi tanaman.</p>
<p><strong>Berbahagialah orang </strong>yang dapat menjadi tuan untuk dirinya, menjadi pemandu untuk nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya ~ Saidina Ali</p>
<p><strong>Jika kamu berhasrat </strong>untuk berjaya, jangan hanya memandang ke tangga tetapi belajarlah untuk menaiki tangga tersebut.</p>
<p><strong>Ada dua cara </strong>seseorang itu tidak boleh berjaya iaitu orang yang hanya mengerjakan apa yang disuruh dan orang yang tidak mahu mengerjakan apa yang disuruh.</p>
<p><strong>Tidak ada manusia </strong>yang hidup untuk gagal, tetapi tidak merancang adalah merancang untuk gagal.</p>
<p><strong>Apabila kepercayaan </strong>telah hilang lenyap, kehormatan telah musnah, maka matilah orang itu.. ~Whittier</p>
<p><strong>Keberanian yang sebenar</strong> ibarat layang-layang. Sentakan angin yang menentangnya bukan melemparkannya ke bawah, sebaliknya menaikkannya -John Petitsenn</p>
<p><strong>Usah sangka kereta jenama </strong>paling mahal tidak memberikan masalah. Ada kalanya meragam juga. Usah sangka orang yang serba kekurangan itu tidak membahagiakan, ada kalanya dia lebih mengerti</p>
<p><strong>Kesusahan dan kesulitan adalah </strong>laksana musim dingin, basah dan lembab, tidak disukai insan. tetapi sesudah musim sejuk itulah tumbuh bunga-bunga yang harum dan buah-buahan yang subur.</p>
<p><strong>Seekor singa yang ganas </strong>lebih mudah ditentang daripada seorang pemerintah yang kejam, dan pemerintah yang kejam lebih mudah dihadapi daripada angkara fitnah yang berkekalan.</p>
<p><strong>Tiada manusia yang berjaya </strong>dalam semua yang dilakukannya dan kewujudan kita ini sebenarnya mesti menempuh kegagalan. Yang penting ialah kita tidak menjadi lemah semasa kegagalan itu terjadi dan kekalkan usaha hingga ke akhir hayat. &#8211; Joseph Conrad</p>
<p><strong>Usah sangka apa </strong>yang belum kita miliki janji pada kebahagiaan kita. Ada kalanya setelah kita miliki itulah punca masalah kita. Jangan sangka semua yang cerah kekal cerah sampai bila-bila, ada kalanya menjadi hitam dan menyusahkan</p>
<p><strong>Selalu kita menyangka </strong>yang di tangan orang indah dan menawan; apa yang di tangan sendiri sentiasa kedam. Selalu kita meletakkan impian yang muluk-muluk pada kepunyaan orang sedangkan orang turut terliur dengan apa yang kita miliki</p>
<p><strong>Reputasi anda ialah </strong>apa yang orang lain fikirkan tentang diri anda; sikap peribadi anda ialah tingkah laku anda.</p>
<p><strong>Jangan mudah membuang, </strong>tambah-tambah lagi jika ia bukan barang tapi orang</p>
<p><strong>Sifat peribadi yang kukuh adalah </strong>aset kita yang paling hebat kerana ia kuasa yang membolehkan kita berhadapan dengan kecemasan.</p>
<p><strong>Apa yang anda fikirkan </strong>mengenai diri anda, akan mempengaruhi diri anda sendiri.</p>
<p><strong>Sesetengah orang </strong>menggunakan jam yang murah. Jam seperti ini tidak boleh diharap.</p>
<p><strong>Jangan serahkan </strong>sesuatu yang penting seperti sifat peribadi anda kepada nasib.</p>
<p><strong>Antara nasib dan takdir </strong>adalah suatu yang lebih kurang sama. Mereka akan berubah hanya dengan doa kita dan dengan keizinanNya.</p>
<p><strong>Kemahiran </strong>dan ilmu semakin diguna semakin banyak.</p>
<p><strong>Setiap hari kita adalah </strong>manusia yang berbeza. Semalam kanak-kanak. Hari ini remaja. Dan esok, hari tua. Semuanya menjadikan kita dan masa sungguh bermakna…</p>
<p><strong>Jaga-jagalah bergurau, </strong>kerana ia membawa kepada keburukan dan menimbulkan rasa dendam.</p>
<p><strong>Hidup memerlukan </strong>pengorbanan. pengorbanan memerlukan perjuangan. perjuangan memerlukan ketabahan. ketabahan memerlukan keyakinan. keyakinan pula menentukan kejayaan. kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.</p>
<p><strong>Jika anda menyayangi </strong>seseorang itu kerana Allah, maka janganlah bertengkar dan berbalah dengannya, janganlah menanyakan sesiapa tentangnya, kerana orang yang ditanya itu mungkin memberitahu anda perkara yang mengelirukan yang boleh menghalang perhubungan anda dengan orang itu.</p>
<p><strong>Perbedaan antara orang </strong>yang berjaya dengan orang yang gagal terletak pada rohaninya. apa yang dapat difikirkan menentukan apa yang akan dicapai.</p>
<p><strong>Bukti yang paling </strong>jelas tentang ketajaman akal fikiran seseorang ialah apabila ia dapat mempernyatakan apa yang ia mahu dengan secara ringkas.</p>
<p><strong>Orang yang terakhir </strong>tertawanya, tentu lebih banyak tertawa.</p>
<p><strong>Berfikir secara rasional </strong>tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan</p>
<p><strong>Apakah </strong>diharapkan hujan tanpa awan.</p>
<p><strong>Sesiapa yang tidak pernah </strong>merasai kepahitan tidak akan mengenal kemanisan.</p>
<p><strong>Dunia ini ibarat pentas. </strong>Kita adalah pelakonnya. Maka berlumba-lumbalah beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat.</p>
<p><strong>Selemah-lemah manusia ialah </strong>orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari ( Saidina Ali)</p>
<p><strong>Sahabat yang setia </strong>bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.</p>
<p><strong>Jadilah cahaya suram </strong>yang kekal abadi sinarannya dan elakkan daripada menjadi cahaya terang yang bersifat seketika cuma.</p>
<p><strong>Cakap sahabat </strong>yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang (Saidina Ali)</p>
<p><strong>Air mata wanita </strong>adalah senjata yang membuahkan kemenangan.</p>
<p><strong>Berfikir itu cahaya, </strong>kelalaian itu kegelapan, kejahilan itu kesesatan dan manusia yang paling hina ialah orang yang menganiaya orang bawahannya.</p>
<p><strong>Kepapaan membuat </strong>seseorang yang petah bercakap menjadi pendiam dan menyebabkan seseorang yang bijak menjadi bodoh.</p>
<p><strong>Ingatlah, </strong>sabar itu iman, duit bukan kawan, dunia hanya pinjaman dan mati tak berteman..</p>
<p><strong>Kaya jiwa </strong>lebih baik daripada kaya harta.</p>
<p><strong>Lidahmu adalah </strong>bentengmu, jika engkau menjaganya maka ia akan menjagamu, dan jika engkau membiarkannya maka ia tidak akan mempedulikanmu</p>
<p><strong>Jangan sesekali </strong>menggadai prinsip, demi untuk mendapat dunia yang mengiurkan</p>
<p><strong>Orang yg paling </strong>berkuasa adalah orang yg dapat menguasai dirinya sendiri</p>
<p><strong>Setiap manusia adalah </strong>arkitek kehidupannya sendiri. Dia membinanya seperti mana yang dikehendakinya namun selepas dia membina apa yang dikehendakinya, kadang kala dia mendapati bahawa dia tidak menyukai apa yang telah dibinanya dan mencari seseorang atau sesuatu untuk dipersalahkan daripada mencuba untuk menukar dirinya sendiri.</p>
<p><strong>Jangan lakukan semua </strong>yang kamu ketahui, jangan berbelanja semua yang kamu miliki, jangan percaya semua yang kamu dengar dan jangan memberitahu semua yang kamu dengar.</p>
<p><strong>Seseorang menganggap </strong>sekatan sebagai batu penghalang, Sedangkan orang lain menganggapnya sebagai batu lonjatan.</p>
<p><strong>Kalau kita melakukan </strong>semua yang kita upaya lakukan, sesungguhnya kita akan terkejut dengan hasilnya.</p>
<p><strong>Kita selalu lupa </strong>atau jarang ingat apa yang kita miliki, tetapi kita sering kali ingat apa yang orang lain ada.</p>
<p><strong>Apa yang diperolehi </strong>dalam hidup ini, adalah sepenuhnya daripada apa yang kita berikan padanya.</p>
<p><strong>Semulia-mulia manusia ialah </strong>siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat ~ Khalifah Abdul Malik bin Marwan</p>
<p><strong>Adalah tidak mustahil </strong>orang yang paling kita benci sekarang adalah kawan karib kita suatu waktu dahulu.</p>
<p><strong>Jika kita melakukan </strong>sesuatu dengan keikhlasan, nescaya ganjaran yang kita terima juga setanding dengan apa yang kita usahakan.</p>
<p><strong>Dalam kepala kaum </strong>wanita ada kekurangan, tetapi dalam hati mereka ada kelebihan.</p>
<p><strong>Gerobak kosong </strong>lebih banyak bisingnya (suara ributnya) daripada gerobak yang penuh muatan.</p>
<p><strong>Sekiranya anda </strong>meletakan satu nilai kecil ke atas diri anda sendiri, ketahuilah bahawa dunia tidak akan meningkatkan harga anda itu</p>
<p><strong>Kalau tidak </strong>kerana semalam kita telah berusaha, bersungguh, bersabar dan berdoa, belum tentu hari ini kita akan berada di sini</p>
<p><strong>Fikirkan hal-hal </strong>yang paling hebat,Dan engkau akan menjadi terhebat. Tetapkan akal pada hal tertinggi, Dan engkau akan mencapai yang tertinggi.</p>
<p><strong>Dunia ini </strong>tiada jaminan melainkan satu peluang.</p>
<p><strong>Kehidupan kita </strong>di dunia ini tidak menjanjikan satu jaminan yang berkekalan. Apa yang ada hanyalah percubaan, cabaran dan pelbagai peluang. Jaminan yang kekal abadi hanya dapat ditemui apabila kita kembali semula kepada Ilahi.</p>
<p><strong>Pemimpin yang berjaya ialah </strong>orang yang boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih atas daripadanya dan boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih bawah daripadanya.</p>
<p><strong>Kebijaksanaan menjanjikan </strong>kejayaan dan kebahagiaan tetapi jika disalahgunakan akan mewujudkan penderitaan</p>
<p><strong>Didiklah anak-anakmu </strong>itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang kerana mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau -Saidina Umar Al-Khattab</p>
<p><strong>Diam adalah </strong>suatu hikmah, tetapi sedikit sekali pelakunya.</p>
<p><strong>Adab dan akhlak adalah </strong>ibarat pokok dan kemasyhuran adalah seperti bayang-bayang. Tetapi malangnya, kebiasaan orang lebih melihat bayang-bayang daripada pokoknya.</p>
<p><strong>Kata kata yang sering </strong>diucap biarlah selari dengan apa yang dirasakan kerna selalunya apa yang terungkap tidak sama seperti apa yang diungkap</p>
<p><strong>Lebih baik menjadi pendengar </strong>yang bijak daripada menjadi pemerhati yang kaku dan tidak tahu apa-apa.</p>
<p><strong>Rahasia kejayaan hidup adalah </strong>persediaan manusia untuk menyambut kesempatan yang menjelma.</p>
<p><strong>Anda tidak boleh </strong>mencipta pengalaman. Anda mesti menghadapinya.~ Albert Camus</p>
<p><strong>Harta tidak akan </strong>berkurang kerana sedekah dan melakukan amal.</p>
<p><strong>Sahabat sejati </strong>umpama pohon rendang tempat kita berteduh.</p>
<p><strong>Manusia biasanya </strong>lebih menghargai sesuatu yang sukar diperoleh tetapi sering melupakan nikmat yang telah tersedia.</p>
<p><strong>Kekuatan tidak </strong>datang dari kemampuan fizikal,tetapi ianya datang dari semangat yang tidak pernah mengalah.</p>
<p><strong>Mengetahui perkara </strong>yang betul tidak memadai dan bermakna jika tidak melakukan perkara yang betul.</p>
<p><strong>Kecemerlangan adalah </strong>hasil daripada sikap yang ingin sentiasa melakukan yang terbaik.</p>
<p><strong>Manusia tidak perlu </strong>dihukum kerana lupa, tetapi manusia perlu dihukum kerana sengaja lupa.</p>
<p><strong>Barangsiapa mempertimbangkan </strong>keselamatan dalam tindakannya, maka tenanglah batinnya.</p>
<p><strong>Orang yang berjaya dalam </strong>hidup adalah orang yang nampak tujuannya dengan jelas dan menjurus kepadanya tanpa menyimpang. ~ Cecil B. DeMille</p>
<p><strong>Jangan biarkan perahu </strong>hanyut tak berpenghuni nanti hanyutnya tidak singgah ke pelabuhan</p>
<p><strong>Ukuran yang paling </strong>tinggi tentang adab seseorang itu, ia wajib menaruh perasaan malu akan dirinya terlebih dahulu ~ Aflatun</p>
<p><strong>Jembatan menjadi </strong>penghubung antara dua buah kampung, perkahwinan menjadi penghubung antara dua insan dan anak menjadi penghubung antara ibu dan ayah</p>
<p><strong>Tiada manusia </strong>yang bergembira sepanjang masa tetapi ianya bukanlah suatu alasan untuk hidup sengsara</p>
<p><strong>Kesempatan yang kecil </strong>seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar.</p>
<p><strong>Menyesal tidak berbicara </strong>lebih baik daripada menyesal berbicara.</p>
<p><strong>Sesungguhnya orang </strong>yang berakal itu menyembunyikan rahsianya, dan orang yang jahil membuka keaibannya.</p>
<p><strong>Anda akan mempunyai </strong>ramai kenalan jika anda meminati mereka dan bukannya cuba membuat mereka meminati anda</p>
<p><strong>Jangan memandang </strong>ke bawah (untuk mengetahui kekuatan tanah yang dipijak) sebelum memulakan langkah .Hanya mereka yang menetapkan pandangan mereka ke arah horizon yang jauh dihadapan sahaja yang akan menemui jalan sebenar.</p>
<p><strong>Jangan mengukur </strong>kebijaksanaan seseorang hanya kerana kepandaiannya berkata-kata tetapi juga perlu dinilai buah fikiran serta tingkah lakunya.</p>
<p><strong>Sesungguhnya </strong>apa yang kita lihat serupa sebenarnya tidak semestinya sama.</p>
<p><strong>Akhlak yang </strong>buruk itu ibarat tembikar yang pecah. Tidak dapat dilekatkan lagi dan tidak dapat dikembalikan menjadi tanah -Wahab B Munabin</p>
<p><strong>Sahabat sejati </strong>dan setia adalah lebih bernilai dari semua emas di dunia ini.</p>
<p><strong>Peperangan hanya </strong>boleh menjanjikan kemenangan selepas kemusnahan dan kematian.</p>
<p><strong>Adalah mudah menukarkan </strong>status seorang sahabat menjadi kekasih daripada (bekas) kekasih menjadi sahabat.</p>
<p><strong>Bangsa penakut </strong>tidak boleh merdeka dan tidak berhak merdeka. Ketakutan adalah penasihat yang sangat curang untuk kemerdekaan ~Andre Colin</p>
<p><strong>Bangsa yang tidak </strong>percaya kepada kekuatan dirinya sebagai sesuatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa merdeka -Soekarno</p>
<p><strong>Semiskin-miskin </strong>orang ialah orang yang kekurangan adab dan budi pekerti ~Hukama</p>
<p><strong>Ciri orang yang </strong>beradab ialah dia sangat rajin dan suka belajar, dia tidak malu belajar daripada orang yang berkedudukan lebih rendah darinya ~ Confucius</p>
<p><strong>Jangan tanya </strong>apa yang dibuat oleh negara untukmu, tapi tanyalah apa yang boleh kamu buat untuk negara -Abraham Lincoln</p>
<p><strong>Jangan mengharapkan </strong>kebaikan dari orang yang tidak mengharapkan kebaikan dari kamu.</p>
<p><strong>Hidup biar beradab, </strong>bukan hidup untuk biadap -Al-Ghazali Bayruni</p>
<p><strong>Rakyat itu akar bangsa. </strong>Jika akarnya sihat, pokoknya pun sihat -Beng Tju</p>
<p><strong>Agama tanpa ilmu </strong>adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh -Albert Einstein</p>
<p><strong>Teman manusia </strong>yang sebenar ialah akal dan musuhnya yang celaka ialah jahil</p>
<p><strong>Memohon doa </strong>kepada Allah adalah laksana samudera yang dapat mencapai setiap sudut pantai keperluan hidup manusia</p>
<p><strong>Sesuatu khayalan </strong>kadang-kadang menjadi realiti</p>
<p><strong>Jika manusia </strong>masih tetap jahat dengan adanya agama, bagaimana lagi jika tiada agama? ~ Benjamin Franklin</p>
<p><strong>Jika kamu </strong>mendapat kesusahan, ingatlah menyimpan kesabaran ~ Horatius</p>
<p><strong>Menghitung </strong>orang-orang gila di suatu negeri lebih sulit daripada menghitung orang-orang yang berakal.</p>
<p><strong>Orang yang paling </strong>tidak bahagia ialah mereka yang paling takut pada perubahan ~ Mognon Me Lauhlin</p>
<p><strong>Nilai hidup harus </strong>diukur dengan garis yang lebih mulia, iaitu kerja dan bukannya usia. ~Richard Brinsley Sheridan</p>
<p><strong>Kecantikan hanya </strong>sedalam kulit, tetapi masuk ke dalam tulang ~ Pepatah inggeris</p>
<p><strong>Kita patut berkorban </strong>supaya orang lain juga merasai kemanisan hidup.</p>
<p><strong>Keruntuhan keluarga </strong>telah melahirkan generasi yang lemah ~ Rahmohan Ghandi</p>
<p><strong>Rahasia untuk</strong> berjaya ialah menghormati orang lain</p>
<p><strong>Ikhlaslah menjadi</strong> diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan</p>
<p><strong>Kecemerlangan sebenar </strong>adalah apabila kamu dihentam sehingga bertekuk lutut, tetapi mampu melantun kembali.</p>
<p><strong>Di sebalik keindahan</strong> rumah tersergam, disebalik senyum dan tawa, seseorang insan itu mungkin dilanda kepahitan dan kekecewaan yang tidak diketahui orang lain</p>
<p>(<strong><em>sumber:</em></strong><em> http://kiwil.wordpress.com/kata-mutiara</em>)</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=101&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/08/12/renungan-closet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Samar</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/06/21/samar/</link>
		<comments>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/06/21/samar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 12:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwirdafrist</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Isiku kosong, tubuhku terawang Tubuhku lunglai, rambutku terurai, mataku terpejam Deburan ombak menghempas tubuhku Yang terapung di lautan. Tak ada satu pikir pun yang mengisi Hidup seolah tak berarti Memandang sesuatu yang samara Samara di angkasa Hatiku, raut dia, sobek dia, Isi dengan harap yang tak tersamar Gemuruh suara terasa hampa Musik-musik ungkapan cinta yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=96&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Isiku kosong, tubuhku terawang</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tubuhku lunglai, rambutku terurai, mataku terpejam</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Deburan ombak menghempas tubuhku</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Yang terapung di lautan.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tak ada satu pikir pun yang mengisi</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Hidup seolah tak berarti</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Memandang sesuatu yang samara</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Samara di angkasa</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Hatiku, raut dia, sobek dia, </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Isi dengan harap yang tak tersamar</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Gemuruh suara terasa hampa</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Musik-musik ungkapan cinta yang teresapi</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Hanya memandang tak bertepi</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sesuatu yang kelam, tak di cari</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tampak dari kejauhan, hijau daun menyejukkan</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tapi tak berasa, kosong dan hampa</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Samar-samar waktu tetap berjalan</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Menggilas kenangan-kenangan itu</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Yang ku dapat adalah kita hidup harus </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">untuk masa depan </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Seluruh asa, cinta dan kenangan itu</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Teraduk dalam pikiranku</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Aku penat dengan semua itu, yang terbias lewat</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tanya-tanya tak terjawab</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Semakin penat hingga ku tersamar</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Samar terus hingga ujungnya</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Hingga hanya akan terlukis di langit-langit sejalan musim</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tapi hanya aku yang  bisa melihat</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sehari samara, sesuatunya tak jelas</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Seperti lautan yang tak berujung</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tak bisa ku marah, tak ingin ku menangis</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Aku hanya duduk hingga berakar</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Telah melekat di kursi kayu tua</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Rasa lembam bagai benda mati</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Yang hanya diam</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Tak berarti</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Untukmu </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">sosok </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;">di kesamaran hati.</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azwirdafrist.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azwirdafrist.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azwirdafrist.wordpress.com&amp;blog=2418285&amp;post=96&amp;subd=azwirdafrist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azwirdafrist.wordpress.com/2008/06/21/samar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5d3ea14039614b300bbd7f4ffd7a6c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">azwirdafrist</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
