<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MELAKUKAN PENILAIAN DENGAN PORTOFOLIO KENAPA TIDAK?</title>
	<atom:link href="http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azwirdafrist.wordpress.com</link>
	<description>Let's me show you who am i !!!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2009 07:02:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Junaedi</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/#comment-2397</link>
		<dc:creator>Junaedi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 08:29:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?page_id=60#comment-2397</guid>
		<description>Ass. Salam kenal yah... aku dr Surabaya kebetulan jalan-jalan cari portofolio ketemu blogm. Makasih yah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Salam kenal yah&#8230; aku dr Surabaya kebetulan jalan-jalan cari portofolio ketemu blogm. Makasih yah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jana</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/#comment-2324</link>
		<dc:creator>jana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 04:27:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?page_id=60#comment-2324</guid>
		<description>salam kenal. Wah seneng banget dapetin blog ini. Akhirnya bisa curhat juga. He...He...He...saat ini saya sedang meneliti penerapan penilaian portofolio dalam pengajaran menulis (writing) untuk skripsi saya, tapi kok susah juga ya nyari sekolahnya.  Pernah saya ke salah satu sekolah, namun portofolionya hanya sekedar hasil tugas, tidak ada catatan kemajuan siswa selama proses menulis, karena setiap hasil langsung dinilai guru tanpa proses perbaikan dari siswa. Aku minta tolong sekolah mana yang sudah menerapkan penilaian portofolio pada tingkat SMP atau SMA kususnya pengajaran Bahasa Inggris? Please....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal. Wah seneng banget dapetin blog ini. Akhirnya bisa curhat juga. He&#8230;He&#8230;He&#8230;saat ini saya sedang meneliti penerapan penilaian portofolio dalam pengajaran menulis (writing) untuk skripsi saya, tapi kok susah juga ya nyari sekolahnya.  Pernah saya ke salah satu sekolah, namun portofolionya hanya sekedar hasil tugas, tidak ada catatan kemajuan siswa selama proses menulis, karena setiap hasil langsung dinilai guru tanpa proses perbaikan dari siswa. Aku minta tolong sekolah mana yang sudah menerapkan penilaian portofolio pada tingkat SMP atau SMA kususnya pengajaran Bahasa Inggris? Please&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sugeng Sugiyanto</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/#comment-2236</link>
		<dc:creator>Sugeng Sugiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 04:28:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?page_id=60#comment-2236</guid>
		<description>Portofolio untuk penilaian sertifikasi guru dalam jabatan dengan batas lulus 850, sudah cukup jelas. Dengan penjelasan unsusr A minimal 340, unsur B minimal 300,untuk guru di daerah khusus minimal 200 dan unsur C tidak boleh nol.
Artinya bagi guru yang tidak lulus dan harus mengikuti PLPG/diklat harus memiliki nilai lebih dari 540 dari batas tersebut pelaksanaan diklat akan mimilah dan menentukan berapa jam dan materi mana yang harus diikuti oleh peserta diklat yang hasilnya dijumlahkan dengan nilai perolehan portofolio dan nilai diklat untuk dinyatakan lulus sertifikasi tetap dengan batas minimal 850</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Portofolio untuk penilaian sertifikasi guru dalam jabatan dengan batas lulus 850, sudah cukup jelas. Dengan penjelasan unsusr A minimal 340, unsur B minimal 300,untuk guru di daerah khusus minimal 200 dan unsur C tidak boleh nol.<br />
Artinya bagi guru yang tidak lulus dan harus mengikuti PLPG/diklat harus memiliki nilai lebih dari 540 dari batas tersebut pelaksanaan diklat akan mimilah dan menentukan berapa jam dan materi mana yang harus diikuti oleh peserta diklat yang hasilnya dijumlahkan dengan nilai perolehan portofolio dan nilai diklat untuk dinyatakan lulus sertifikasi tetap dengan batas minimal 850</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus radja</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/#comment-79</link>
		<dc:creator>agus radja</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 10:55:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?page_id=60#comment-79</guid>
		<description>cara menilai juga masalah ya ? tulis lagi lebih banyak tentang guru. setuju ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cara menilai juga masalah ya ? tulis lagi lebih banyak tentang guru. setuju ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MELAKUKAN PENILAIAN DENGAN PROTOFOLIO KENAPA TIDAK? &#171; Anggoro Putri&#8217;s Weblog</title>
		<link>http://azwirdafrist.wordpress.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapa-tidak/#comment-53</link>
		<dc:creator>MELAKUKAN PENILAIAN DENGAN PROTOFOLIO KENAPA TIDAK? &#171; Anggoro Putri&#8217;s Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 11:43:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://azwirdafrist.wordpress.com/?page_id=60#comment-53</guid>
		<description>[...] February 25, 2008 by azwirdafrist    Kalau udah jadi guru, melakukan penilaian itu kayanya susah banget. Dari nilai ulangan siswa dan tugas saja kadang guru harus bisa objektif mendiskripsikan profil anak dalam belajar secara keseluruhan. Padahal jumlah siswa banyak, dan guru harus jeli menilainya satu-satu. Nah, model penilaian yang selama ini dikembangkan di sekolah umumnya adalah model tes tertulis (paper and pencil test) atau tes strandart yang hanya mengukur tingkat kemampuan kognitif siswa saja. Padahal penilaian itu juga tidak hanya mengukur aspek kognitif belajar siswa, tapi juga mengukur aspek psikomotor dan afektifnya juga. Kalau guru yang kreatif, penilaian terhadap kedua aspek tersebut bisa dilakukan denganmembuat rubrik-rubrik penilaian yang banyak. Dan itu butuh waktu lama dan guru tidak mungkin secara mandiri melakukan itu semua tapu butuh guru pendamping sebagai pengamat. Nah dengan menggunakan penilaian portofolio semua itu bisa di cover. selanjutnya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] February 25, 2008 by azwirdafrist    Kalau udah jadi guru, melakukan penilaian itu kayanya susah banget. Dari nilai ulangan siswa dan tugas saja kadang guru harus bisa objektif mendiskripsikan profil anak dalam belajar secara keseluruhan. Padahal jumlah siswa banyak, dan guru harus jeli menilainya satu-satu. Nah, model penilaian yang selama ini dikembangkan di sekolah umumnya adalah model tes tertulis (paper and pencil test) atau tes strandart yang hanya mengukur tingkat kemampuan kognitif siswa saja. Padahal penilaian itu juga tidak hanya mengukur aspek kognitif belajar siswa, tapi juga mengukur aspek psikomotor dan afektifnya juga. Kalau guru yang kreatif, penilaian terhadap kedua aspek tersebut bisa dilakukan denganmembuat rubrik-rubrik penilaian yang banyak. Dan itu butuh waktu lama dan guru tidak mungkin secara mandiri melakukan itu semua tapu butuh guru pendamping sebagai pengamat. Nah dengan menggunakan penilaian portofolio semua itu bisa di cover. selanjutnya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
