Kearifan Lokal Sekolah terhadap Tradisi Bangsa

Permainan Tradisional, haruskah punah?

Bermain merupakan sarana yang efektif untuk menghibur di kalangan anak anak, disamping itu permainan juga dapat melatih ketangkasan anak anak sesuai permainan yang ia mainkan, untuk itu diperlukan latihan dan keterampilan khusus untuk menguasai suatu permainan. Lain dulu lain sekarang, permainan anak anak pun berubah mengikuti perkembangan zaman, anak anak sekarang lebih suka bermain mobilan remote control ketimbang mobil mobilan dengan roda kulit jeruk, merekal lebih tangkas memencet stik playstation dibanding dengan bermain egrang.

Nah, SD Bani Hasyim sepertinya tak mau di anggap gagap tradisi. Untuk itulah pada semester 2 ini permainan daerah merupakan salah satu fokus keguatan pengembangan diri, sekaligus membuktikan bahwa sekolah ini juga mempunyai kearifan lokal yang tinggi dalam memaknai rasa cinta terhadap tanah air Indonesia yang sudah sejak dulu memiliki keanekaragaman bentuk permainan daerah yang tak kalah seru dan menyenangkan dengan permainan modern. Rencana ke depannya, sekolah ini juga akan membangun playground khusus untuk permainan daerah yang akan di rancang bangun layaknya sebuah gubuk di tengah kampung yang menjadi magnet banyak anak-anak untuk bermain bersama.

Sebenarnya apa saja ya permainan daerah yang bisa dikembangkan di kehidupan anak-anak jaman sekarang? Ada banyak kok, misalnya: Congklak atau Dakon; Bentengan; Petak umpet; Bekel; Egrang; Pati Lele; Kasti atau Gebokan; Galasin atau Gobak Sodor; Dor Tap; Bekat; Kuda Bisik; Pam Semambu; dll

Permainan permainan tradisional tersebut tidak hanya bermanfaat untuk menghibur anak anak, dan juga menguji ketangkasan, tapi juga dapat melatih anak anak bersosialisasi antara teman teman sebayanya karena permainan tersebut sebagian besar dimainkan tidak bisa sendiri, membutuhkan kelompok untuk memainkannya. Tidak seperti playstation (PS) yang bisa dimainkan sendiri, permainan ini cendrung membuat anak kurang bersosialisasi.

Permainan permainan tradisional tersebut bukan sekedar permainan tapi merupakan kekayaan budaya indonesia dan membutuh kan upaya pelestarian dengan cara memperkenalkan permainan kepada anak anak jaman sekarang.

Apakah permainan tradisional kita hanya akan jadi sebuah cerita bagi anak anak dan tidak dimainkan lagi??.. tentu saja tidak bukan. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan masa kecil yang menyenangkan hanya karena tak ada kesempatan untuk membuatnya lebih berwarna dengan melestarikan permainan daerah. OK …..!!!! @Firda, 2008@

~ by azwirdafrist on February 13, 2008.

5 Responses to “Kearifan Lokal Sekolah terhadap Tradisi Bangsa”

  1. […] Nah, SD Bani Hasyim sepertinya tak mau di anggap gagap tradisi. Untuk itulah pada semester 2 ini permainan daerah merupakan salah satu fokus keguatan pengembangan diri, sekaligus membuktikan bahwa sekolah ini juga mempunyai kearifan lokal yang tinggi dalam memaknai rasa cinta terhadap tanah air Indonesia yang sudah sejak dulu memiliki keanekaragaman bentuk permainan daerah yang tak kalah seru dan menyenangkan dengan permainan modern. Rencana ke depannya, sekolah ini juga akan membangun playground khusus untuk permainan daerah yang akan di rancang bangun layaknya sebuah gubuk di tengah kampung yang menjadi magnet banyak anak-anak untuk bermain bersama. Selanjutnya […]

  2. haii. hello?

  3. hello?

  4. mbak kok sama satu alenia…. http://zaen.web.ugm.ac.id/?p=74 kok gak semuanya aja khan biar komplit,gitu trus ntar sumbernya dicantumin biar save mbak… khan gak enak hare gene diantara para cendekiawan muda endonesa dibilang pelagiat… malu khan aiiiiiihhhhh…… gk tahan bo’

  5. ya ampunn… plagiatnya ketahuan banget ck ck ck ck ck…..

    malu boo……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: