Refleksi Fatamorgana Rentang Hidup Manusia

Ini adalah kado terindah dari seorang temanku (Dheday, 08.12.08). Walau hanya sebuah susunan kalimat, tapi cukup apik. Bacalah….. renungkan…, refleksikan dirimu… apakah kamu akan menjadi seorang anak seperti cerita ini. Bagi ku, ini adalah pesan bermakna, yang sekiranya menjadi cermin untuk jangan menjadi orang seperti dalam cerita ini…

Kado ini refleksi hati banyak orang yang menyesali hidup, yang kadang tampak seperti fatamorgana, tapi nyata ada dalam rentang hidup kita. Terima kasih sobat ku….

Kasih Sayang Seorang Ibu

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja dan ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintumu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudikan mobilnya. Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia menunggu telepon penting. Sebagai balasannya, kau pakai telepon non stop semalaman tanpa henti.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai balasannya, kau berpesta sampai pagi dengan teman-temanmu.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu bertemu dengan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya ”Dari mana saja seharian ini?”. Sebagai balasannya, kau jawab ”Ah, Ibu cerewt amat sich, pengen tahu aja urusan orang.”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan ”Aku tidak ingin seperti ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa pergi ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan. Sebagai balasannya, kau mengeluh, ”Bagaimana ibu ini, koq bertanya seperti itu?”.

Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu. Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain bersama suamimu yang jaraknay lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya ”Bu, sekarang jamannya udah berbeda!”

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah satu kerabatmu. Sebagai balasannya, kau jawab, ”Maaf Bu, Saya sibuk sekali. Tidak ada waktu.”

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kau baca buku tentang pengaruh negatif orang tua yang tinggal menumpang dengana nak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, akhirnya dia meninggal dengan tenang.

Dan tiba-tiba kau teringat semuanya. Semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.

JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI. DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.

~ by azwirdafrist on December 14, 2008.

8 Responses to “Refleksi Fatamorgana Rentang Hidup Manusia”

  1. Eitz… salut buat kamu and sobatmu. tulisan ini bisa jadi inspirasi…

  2. Tidak semua anak memiliki cinta sejati seperti kasih seorang ibu kepada anak-anaknya. Ada pribahasa ” Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah”. Apapun yang dibutuhkan anak pasti ibu siap membantu, sebaliknya ketika ibu membutuhkan anak belum tentu anak mau membantu.

    “Goresanmu ini mampu menyibak misteri hati seorang ibu dan kesombongan seorang anak”

  3. Jika seorang anak sudah menjadi “ibu” ,dia baru akan bisa merasakan kasih sayang dan ketulusan ibunya.
    Semoga kita tidak menjadi anak yang seperti dituliskan diatas. Amiiiiiin……..

  4. apapun yang dilakukan seorang anak, dia tidak akan merasa menyayangi keluarganya jika ia belum pernah merasa kehilangan walaupun itu hanya sejenak….

  5. Kasih sayang punya keluarga yang memperhatikan anggota keluarga….keputus asaan adalah milik seorang anggota keluarga yang sama sekali atau sedikit tersentuh kasih sayang keluarga…..aku jadi bingung….lingkaran setan terus menerpa jalan hidupku… berjuang sendiri seolah keluarga tidak memperdulikan…..mungkin kita harus liat dulu dech latar belakangnya seperti apa….atau apa seperti??????????

  6. Mother is everything for me, without her I do not present in this world.
    Her Loves is never drop out.
    Her Loves is never dull.
    Her fondlings until now I still feel.

  7. 57uy953

    すっごいよ!
    オナニー
    オナニー
    逆援助
    SEX
    フェラチオ
    ソープ
    逆援助
    出張ホスト
    手コキ
    おっぱい
    フェラチオ
    中出し
    セックス
    デリヘル
    包茎
    逆援
    性欲

  8. my website…

    http://tadika.tk

    terima kasih…

    62082-G5P57-85G1D-I7FYB-VONNV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: